Hendro, sebut saja nama saya begitu. Meskipun di nama asli saya Fajar Hendriansyah Kusumo Wardhono tidak ada petikan “Hendro” tetapi rasanya saya tahu asal muasal nickname itu jadi biarlah karena mungkin teman-teman saya lebih nyaman memanggilnya. Hidup di keluarga Jawa yang sudah nyeleneh, memang membuat saya bisa bebas berekspresi, seperti saat memutuskan kabur dari Jogja untuk sekolah Seni di Jakarta. Meski kata orang kenapa meski ke Jakarta kalau di Jogja ada segalanya untuk urusan seni. Well, justru itulah nyelenehnya! Kenapa mesti hanya di Jogja saja sementara saya bisa lebih “bebas” di Jakarta.
Idealis, Lugu, dan Ndeso, itulah saya saat nekat merantau ke Jakarta. Selain memang keluarga “iya-iya” saja dengan kemauan saya, saya memang haus banget sama Gemerlap Ibu Kota. Saya harus jadi Bintang Film!!!
Awal masuk kuliah di jurusan Seni di IKDJ (Institut Kesenian Daerah Jakarta) memang tidak mudah, siapa coba yang bisa menandingi ke-Gila-an masa orientasi di Jurusan Seni??? Kegilaan dimulai dari peraturan pertama masa orientasi kampus, dimana semua MaBa harus berganti “jenis kelamin” which is semua MaBa Pria harus berdandan dan bersikap seperti Wanita dari mulai pakaian, cara berjalan, bahkan berbicara dan sebaliknya berlaku juga pada MaBa Wanita. Itu belum seberapa karena semakin meningkat nomor peraturannya semakin GILA juga tantangannya, seperti peraturan nomor 5 dimana semua MaBa harus (hanya) tiba di kampus pada pukul 07.07 sampai dengan 07.10, ya hanya di rentang waktu itu saja dimana MaBa tidak boleh mendahului apalagi telat. Jadi bisa kebayang taktik apa saja yang digunakan MaBa untuk bisa datang tepat pada rentang 3 menit itu, belum lagi kehebohan yang terjadi. Pokoknya Gokil!!!
Obsesi ingin jadi bintang film sebenarnya terjadi setelah melihat acting dari pemain film senior Om Deddy Mizwar dalam film Nagabonar. Saya memang pecinta film lama Indonesia, karena menurut saya film-film lama Indonesia jauh lebih baik dari film-film sekarang meski ada beberapa yang bisa dibilang “bolehlah…!”. Jadi jangan salah sangka saya bukanlah sinetron “hippies”… Well, saya memang tidak suka tp jangan bilang siapa-siapa ya… karena kalau ada yang nawarin sih mau aja!!! Hahahahaha…
…..lost connection….. (jaringan lemot)…..
(bersambung)

















Hello ndra apa kabar, masih inget gue nggak? sering blogging juga nih?