Aisha sakit… Perasaan yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Bingung, galau, dan sedih yang tak tergambarkan. Airmata tak kuasa mengalir saat aisha kecil menangis hampir tak henti merasakan sakit yang tak bisa ia jelaskan.
Perasaan sedih semakin bertambah saat mengetahui bahwa suhu tubuhnya terus meningkat melewati angka 39 derajat. Galauku mempercepat langkah untuk langsung menuju rumah sakit… Tidak disangka begitu cepat karena baru pagi tadi dia mulai panas.
Hati mulai tenang saat sesampainya di Rumah Sakit, sebagai pekerja medis saya paham banget kalau saya harus bisa memperkenankan petugas medis untuk bekerja sesuai prosedur. Sampai akhirnya saya kecewa… (Meski akhirnya berusaha memaklumi).
Bla…bla… To the point – intinya adalah kejadian klise yang saya rasa pernah dialami oleh banyak orang tua sebelumnya… Kesalahan diagnosis sederhana (setidaknya di Indonesia hal ini masih dianggap sederhana) yang berakibat hampir saja memperburuk keadaan my lil baby. Keputusan menentukan causa penyakit pada “Bacterial Infection” bukan keadaan “Viral Infection” menyebabkan penentuan obat yang sayangnya jadi “kurang tepat” and poor my baby
Padahal saya berkali-kali menanyakan kepastian dari sang dokter apakah ini disebabkan oleh bakteri atau infeksi virus??? Dan jawabannya kekeuh di “Bacterial Infection” (fiiiuuuuhhhh…)
Berusaha memahami kondisi.. Kami masih bersyukur karena kami Alhamdulillah memahami keadaan yang terjadi, setelah 2x pemberian obat kami menyadari kondisi yang tidak semestinya terjadi. Masalah solved ketika kami menuju ke “2nd opinion”… Dan kali ini kami mendapatkan kalau my lil baby memang terserang “viral infection”.
CUKUP PADA KAMI SAJA… Semoga cepat sembuh Istri dan anakku. I Love You Full
















