“Pagi dok, apakah bisa untuk visiting dentist ke NNT (Newmont Nusa Tenggara)?” Tanya suara dibalik telp..
“How long?” Tanya kembali dari sisi sini..
“A week doc, just a week… how is it?” tegas suara dari balik sana…
“Well, Lombok here I come!!!” Seru kata dari sisi sini…
Setelah hampir 1 tahun nggak berangkat “tugas” ke site, akhirnya tahun ini mulai lagi karena memang jadwalnya memungkinkan untuk berangkat. Kangen juga dengan rutinitas dan “robot-life” di site, selain refreshing sedikit
Dari sisi pekerjaan nggak banyak perubahan karena memang pola kerja yang tidak berbeda dari tempat-tempat yang pernah saya kunjungi, yang berbeda cuma dari segi waktu karena kali ini trip saya cuma satu minggu… tetapi meskipun demikian segalanya cukup berkesan, bertemu dengan teman-teman lama dan berjumpa dengan teman-teman baru, berbagi pengalaman dan menjalin silaturahmi adalah hal terpenting dalam setiap langkah saya berkeliling dari satu tempat ke tempat lainnya.
Satu hal yang cukup mengecewakan adalah I forgot to bring my camera, bahkan camera pocket pun nggak bawa jadilah keindahan pulau ini hanya bisa terekam sebagian besarnya dalam kepala saya… maaf karena belum bisa berbagi dengan baik untuk hal ini, karena akhirnya berusaha memotret dengan kamera HP yang pas-pasan
Keindahan di Pulau ini saya yakin sudah banyak yang mengetahuinya, baik yang belum pernah datang maupun sudah datang ke pulau ini pasti mengetahui kalau Lombok memiliki keindahan yang luar biasa… tetapi apakah semuanya tahu ya kalau sekarang ini pulau lombok telah “lesu” dalam pariwisata?! Saya sendiri beruntung bisa bertemu dengan teman yang sekarang bertugas disana… sedikit banyak teman saya menceritakan mengapa Lombok sekarang sudah sepi ditinggal wisatawan asing, dan saya akui hal itu hanya segelintir saja wisman yang terlihat di pulau yang memiliki surga “pantai” dan “budaya” ini.
Semuanya dimulai dari kejadian BOM BALI, kejadian yang sangat menghentakan Indonesia ini memang menjadi biang keladi sempat merosot tajamnya pariwisata di Indonesia dan saya rasa tidak akan selesai bila dibahas masalah “ideologi” yang mendasari hal ini… tetapi saya berani berucap kalau saya sangat menyesali kejadian tersebut, karena terbukti bahwa yang merasakan imbasnya adalah masyarakat kecil… Pulau Lombok yang mayoritas penduduknya adalah muslim mengalami imbas yang sangat luar biasa, karena memang Pariwisata sempat menjadi “industri” utama di Pulau ini.
Menyebrang ke Pulau Sumbawa, di lokasi saya bekerja adalah salah satu pengalaman yang sangat berbeda… melintasi selat dengan “Boat Cepat” memungkinkan saya untuk melihat gugusan pulau-pulau yang indah, dan memang ternyata di daerah tempat saya bekerja tidak sedikit titik-titik pantai yang dimiliki warga negara asing… tempat yang biasa mereka sebut “private beach or island”. Saya beruntung bisa melihat sebagian itu karena memang sebagian besar sudah “ditelantarkan” oleh pemiliknya… Si Bule pada kabur, tentunya dengan berbagai alasan dari mulai kondisi yang tidak kondusif, kurangnya pengembangan daerah, masalah kriminalitas dan lain-lain… Meski ada satu resort yang bertahan dengan baik, yaitu milik menantunya Om Jamal Mirdad
hehehe… denger2 (kata orang sana) baru beberapa waktu yang lalu mas Saeful Jamil berkunjung! hehehehe… Lebay!!!
Anw, the trip was quite awesome… melihat puncak gunung Agung dari sisi jendela pesawat, berburu mutiara yang tidak menghasilkan apa-apa, mengaggumi pulau-pulau dari dalam boat, serta berlarian di private beach berpasir putih yang sudah terlantarkan adalah sebagian pengalaman “NORAK” yang cukup mengesankan. Andai saja setiap orang mau peduli akan lingkungannya, dari mulai “bawAH” sampai “atas” maka mungkin memang Indonesia adalah sejatinya surga dunia. So, masih malu menjadi bagian dari INDONESIA??? It’s not the country yang membuat record buruk… bukan alam yang memulai kerusakan, but the people who lived in it.
INDONESIA IS DANGEROUSLY BEAUTIFUL… THAT’S A FACT!!!
ps: Thanks atas sambutan hangatnya teman-temanku di International SOS Newmont Nusa Tenggara, sampai berjumpa kembali, sukses selalu dan selamat bekerja


















Ayam Taliwang and Plecingnya dahsyat!!! thanks atas kesediaannya nganterin jalan-jalan mas Subhan. Top Markotop!!!