Tidak terasa sudah begitu banyak Ramadhan yang terlewati, dan kali ini datang kembali di depan mata.
Silih berganti gumam dan senang saat bulan ini datang seiring dengan kedewasaan dan pehamaman yang (seharusnya) bertambah.
Satu yang pasti adalah, saya belum pernah yakin sekalipun mendapatkan “kesempurnaan” Ramadhan. Fiiiuuuhhhh… Begitu merugi hambaMu ini ya Allah, semoga saja masih terbentang kesempatan untuk hambaMu ini memperbaiki diri…
I’ll do my best GOD, I realy want to see Rasulullah.
Selamat menunaikan puasa Ramadhan. Semoga selalu diberi kekuatan dan kemudahan dalam menjalaninya. A-

















Hari pertama…. Indahnya Jakarta, lancar jaya!!!