Berbagi untuk kedamaian. Letih melihat upaya pemecahan yang tidak ada habisnya, kalau menilik negara tetangga yang lebih maju mereka pun tidak memulai dengan kekerasan. Kenapa Indonesia dipilih? mungkin karena memang rakyatnya sangat mudah dihasut dan mudah diadu-domba?! inikah ekses dari rendahnya taraf pendidikan dan terlalu jauhnya gap status ekonomi?…. Thanks untuk saudaraku di “Buletin At-Tauhid” atas tulisannya karena menambahkan pemahaman lain bagi kita semua.
“Kalau saja bangsa ini punya pemerintahan dan wakil rakyat yang Profesional dalam kebaikan dan peduli kemajuan bangsa, serta rakyatnya yang peduli untuk berpartisipasi dalam perbaikan dan kemajuan. Mungkin saja Indonesia jadi negara terhebat di dunia (dengan SDM yang variatif dan SDA yang tak hanya variatif tetapi juga berlimpah). Sayangnya kalau dilihat-lihat yang merusak bangsa ini bukanlah semata pengaruh pihak asing, tetapi lebih karena racun internal yang menggerogoti dari dalam…. dan sayangnya pula sudah seperti kebiasaan untuk selalu menyalahkan pihak luar (kalau gak mau belajar, gimana bisa maju???)…. Buka Mata dan Hati… Damai Negaraku.”
Continue reading ‘Akal dan Agama Mana Yang Mengatakan “Ngebom” Itu Jihad?’


