Hendro, sebut saja nama saya begitu. Meskipun di nama asli saya Fajar Hendriansyah Kusumo Wardhono tidak ada petikan “Hendro” tetapi rasanya saya tahu asal muasal nickname itu jadi biarlah karena mungkin teman-teman saya lebih nyaman memanggilnya. Hidup di keluarga Jawa yang sudah nyeleneh, memang membuat saya bisa bebas berekspresi, seperti saat memutuskan kabur dari Jogja untuk sekolah Seni di Jakarta. Meski kata orang kenapa meski ke Jakarta kalau di Jogja ada segalanya untuk urusan seni. Well, justru itulah nyelenehnya! Kenapa mesti hanya di Jogja saja sementara saya bisa lebih “bebas” di Jakarta.
Idealis, Lugu, dan Ndeso, itulah saya saat nekat merantau ke Jakarta. Selain memang keluarga “iya-iya” saja dengan kemauan saya, saya memang haus banget sama Gemerlap Ibu Kota. Saya harus jadi Bintang Film!!!




