Hari Pertama sampai di puskesmas terasa seperti jatuh dari langit ke tempat antah berantah… Rekan yang setidaknya bisa diajak ngobrol (meski baru bersua jg sih) ternyata tidak langsung menetap di puskesmas, ia pulang dulu ke kota asalnya di Makassar untuk “mengurus” ini itu, lgan saya lihat dia juga belum bawa barang apa-apa. Sedangkan saya, bermodalkan tas ransel ukuran 100 liter dan sebuah backpack sudah mau nggak mau harus siap! Lagian mau lari kemana juga?!
Malam itu, sesampainya kami memang tidak ada penyambutan apa-apa, malah nampaknya mereka kaget kami datang. Mungkin dalam hati mereka “Mau-maunya dokter-dokter ini ditugaskan disini???” Tidak tahu saja mereka kalau dalam hati saya berkata “Apa yang ada dipikiran gue bisa sampai kesini???”




